122 Posyandu Aktif di Bangka Selatan, Pemkab Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Percepat Penurunan Stunting

BANGKA SELATAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan melalui Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DKPPKB) menggelar kegiatan Advokasi Tim Pembina Posyandu Lintas Sektor Tingkat Kabupaten Tahun 2026 di Sewarna Manunggal Hotel, Toboali, Rabu (22/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi lintas sektor guna mengoptimalkan implementasi Posyandu berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) sekaligus mendukung transformasi pelayanan kesehatan primer.
Advokasi dibuka secara resmi oleh Kepala DKPPKB Bangka Selatan, dr. Agus Pranawa, dan dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, Ketua Tim Pembina Posyandu kecamatan se-Bangka Selatan, kepala puskesmas, serta pejabat dan staf teknis DKPPKB.
Dalam sambutannya, dr. Agus Pranawa menegaskan bahwa derajat kesehatan masyarakat merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkualitas dan berkelanjutan.
“Karena itu, penguatan Posyandu melalui kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting agar pelayanan dasar dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan,” ujar dr. Agus.
Ia menjelaskan, pelaksanaan advokasi ini mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024 yang menetapkan Posyandu sebagai bagian dari Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan sekaligus mitra strategis pemerintah desa dan kelurahan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, Tim Pembina Posyandu yang dibentuk mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga desa dan kelurahan memiliki peran penting dalam melakukan koordinasi, pembinaan, pendampingan, fasilitasi, hingga memberikan bantuan teknis guna meningkatkan fungsi dan kinerja Posyandu.



