122 Posyandu Aktif di Bangka Selatan, Pemkab Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Percepat Penurunan Stunting

Lebih lanjut, dr. Agus mengatakan penguatan Posyandu dilakukan melalui integrasi enam bidang Standar Pelayanan Minimal, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat (Trantibum Linmas), dan bidang sosial.
Ia menambahkan, kebijakan tersebut sejalan dengan transformasi sistem kesehatan yang dicanangkan Kementerian Kesehatan RI melalui implementasi Integrasi Layanan Primer (ILP), yang menitikberatkan pada pelayanan promotif dan preventif berbasis siklus hidup.
Dalam implementasinya, Posyandu bersama kader kesehatan menjadi ujung tombak pelayanan di tingkat desa, sehingga diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih dekat, cepat, dan menyeluruh kepada masyarakat.
Selain itu, Posyandu juga memiliki peran strategis dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya percepatan penurunan angka stunting. Karena itu, sinergi seluruh sektor dinilai menjadi kunci dalam menghadirkan pelayanan yang terintegrasi dan berkualitas.
dr. Agus mengungkapkan, hingga Juli 2026 Kabupaten Bangka Selatan telah memiliki 122 Posyandu aktif yang secara konsisten memberikan pelayanan kepada masyarakat. Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader Posyandu, serta seluruh elemen masyarakat.
“Keberadaan Posyandu yang semakin meningkat di Kabupaten Bangka Selatan dari tahun ke tahun menandakan sinyal positif dalam peningkatan pemberdayaan masyarakat. Terlebih lagi, peran Posyandu saat ini semakin strategis untuk mendukung program strategis nasional, yaitu percepatan penurunan stunting,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, dr. Agus berharap kegiatan advokasi tersebut mampu memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan Posyandu berbasis enam SPM sehingga mampu menjadi pusat pelayanan dasar yang berkualitas, berkelanjutan, serta berkontribusi nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mempercepat penurunan stunting di Kabupaten Bangka Selatan.



