Bangka SelatanBeritaPuisi

Sahabat, Keluarga yang Kita Pilih

Puisi Karangan Fitrayadi

Di antara riuh hari yang tak selalu ramah,

kita dipertemukan bukan oleh darah,

melainkan oleh tawa yang sama arah,

oleh luka yang saling kita tadah.

 

Sahabat,

kau bukan sekadar nama dalam daftar cerita,

kau adalah rumah ketika dunia terasa asing,

peluk hangat tanpa syarat dan perhitungan.

 

 

Kita berbagi mimpi di bawah langit yang sama,

Baca juga  Debby Vita Dewi Tegaskan Transparansi DBH Pajak Daerah dalam Rekonsiliasi Triwulan IV 2025

menganyam harapan dari percakapan sederhana,

1 2Laman berikutnya

Related Articles