Wartawan Basel Diintimidasi Akun Misterius Usai Bongkar Kebun Sawit di Dekat Embung Pergam

TOBOALI, BABELINES.COM – Seorang wartawan media online yang bertugas di Toboali mendapat intimidasi setelah mengunggah video lokasi kebun sawit yang tumbuh subur tepat di dekat embung sawah Desa Pergam, Kecamatan Airgegas.
Ancaman ini datang dari akun fake yang mengomentari postingannya dengan kata-kata menyeramkan, bahkan mengarah pada intimidasi psikologis seperti mengarah ke ilmu hitam atau santet. Dalam komentarnya, akun ini menulis kalimat menyeramkan:
“Tandai bro wartawan ni jangan bae gi ke Pergam, bila perlu ajak ngopi dulu sikit, nek ningok agik mujarab dak jampik dukun abok duluk e,” tulisnya.
Jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia, artinya: “Tandai wartawan ini kalau dia nanti pergi ke Desa Pergam. Kalau perlu ajak dia ngopi dulu, mau lihat masih mujarab gak mantra dukun kakek dulu.”
Komentar tersebut mengandung indikasi intimidasi psikologis dan ancaman santet, karena menyebut kata “mujarab” dan “dukun abok duluk”, ditujukan agar wartawan menjadi takut untuk memberitakan isu konflik tersebut.
Tidak hanya itu, akun fake itu juga mengunggah foto profil wartawan, seolah mempertegas maksud jahatnya.
Meski wartawan mencoba membalas dan mengajak akun itu bertemu sembari “ngopi”, akun fake langsung menghilang tanpa balasan.
Kuat dugaan, akun fake tersebut merupakan bagian dari kelompok Sandi Cs, yang selama ini paling vokal menuding pihak lain merusak kawasan resapan air di Sungai Kemis.
Dugaan ini diperkuat karena kebun sawit yang menjadi sorotan warga diduga milik anggota kelompok Sandi Cs, dan komentar akun fake muncul tak lama setelah video lokasi sawit diunggah wartawan.



