Angka Perceraian ASN di Bangka Selatan Meningkat, Didominasi Kalangan Guru dan Tenaga Kesehatan

TOBOALI, BABELINES.COM – Fenomena perceraian di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menunjukkan tren peningkatan sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Basel, tercatat 16 ASN telah mengajukan izin perceraian sejak Januari hingga Oktober 2025.
Kepala Bidang Pembinaan dan Informasi Pegawai BKPSDMD Basel, Lisbeth, mengungkapkan bahwa mayoritas penyebab perceraian disebabkan oleh ketidakharmonisan rumah tangga, kurangnya komunikasi, serta kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
“Angka perceraian ini sebagian besar dipicu oleh persoalan internal rumah tangga yang tidak terselesaikan dengan baik,” ungkap Kepala Bidang Pembinaan dan Informasi Pegawai BKPSDMD Basel Lisbeth, Selasa (28/10/2025).
Lisbeth menjelaskan, banyak pasangan ASN yang mengalami tekanan psikologis akibat konflik batin berkepanjangan. Pertengkaran kecil yang menumpuk dan perlakuan kasar, baik secara verbal maupun fisik, menjadi alasan utama sebagian istri memilih untuk mengakhiri rumah tangga.
“Mayoritas ASN yang mengajukan gugatan cerai berasal dari kalangan guru dan tenaga kesehatan. Beban kerja yang tinggi serta tanggung jawab besar di lapangan turut memengaruhi kondisi emosional dan keharmonisan keluarga,” jelasnya.



