Bangka SelatanBerita

Wabup Debby Vita Dewi Turun Lapangan Sidak Ritel Toboali, Pastikan Larangan Plastik Sekali Pakai Ditegakkan

Debby menekankan pentingnya peran aktif pelaku usaha dalam memberikan edukasi kepada konsumen terkait pengurangan penggunaan kantong plastik. Dan juga mendorong agar konsumen mulai membiasakan diri membawa tas belanja sendiri.

“Kami berharap toko ritel dapat menjelaskan kepada konsumen tetang alasan tidak lagi menyediakan kantong plastik, serta harus menganjurkan penggunaan tote bag atau keranjang belanja. Jika konsumen tidak membawa, pihak toko dapat menyediakan tote bag berbayar,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, penerapan kebijakan ini tidak hanya menyasar toko ritel, tetapi seluruh pelaku usaha, termasuk toko tradisional dan pasar.

“Salah satu contoh yang telah saat ini yang menerapkan kebijakan tersebut adalah Toboaley Corner, toko oleh-oleh yang menjual produk UMKM di Bangka Selatan, yang kini telah beralih menggunakan tas belanja berbahan kain,” ungkap Debby.

Baca juga  PWI Babel Apresiasi Kinerja Gerak Cepat Polisi, Pelaku Perusakan Sekretariat PWI Berhasil Ditangkap Tim Buser Naga

Debby menjelaskan, adapun tujuan dari kebijakan ini adalah untuk meminimalisir penggunaan plastik sekali pakai, mengurangi timbulan sampah dari sumbernya, serta melindungi lingkungan dari pencemaran sampah plastik yang sulit terurai.

“Dengan langkah ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan juga berharap kesadaran masyarakat dan pelaku usaha terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat,” jelasnya.

Ia menghimbau kepda pelaku usaha, untuk tidak menyediakan kantong plastik sekali pakai, menyarankan konsumen membawa tas belanja sendiri, serta menyediakan alternatif tas belanja yang ramah lingkungan.

“Kepada masyarakat, diimbau untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai, membawa tote bag sendiri saat berbelanja, mengurangi penggunaan botol dan sedotan plastik, serta mengutamakan produk isi ulang (refill),” pungkasnya.

Laman sebelumnya 1 2

Related Articles