Debby Vita Dewi: Ceng Beng 2026 Wujud Cinta dan Bakti kepada Leluhur Semarak di Toboali

“Pada hari pelaksanaan, masyarakat mulai melakukan ritual sejak dini hari hingga terbit fajar, dengan membawa berbagai perlengkapan sembahyang,” ungkapnya.
“Semoga dengan perayaan ceng beng tersebut dapat membawa berkah bagi leluhur warga kita khusus di Toboali. Inilah bentuk toleransi dalam beragama di Bangka Selatan yang terus kita jaga sampai saat ini,” tutupnya.
Tampak, perlengkapan ceng beng ataupun sebahyang kubur sangat ramai sekali di Perkuburan Yayasan Dharma Bhakti Tionghoa di Jalan Toboali Sadai yang tidak jauh dari Simpang Nanas Toboali.
Masyarakat Tionghoa sejak dini hari sudah ramai mengunjungi makam dari pada leluhur mereka. Selain itu juga membawa berupa buah-buahan (samkuo), ayam atau babi (sam sang), arak, aneka kue, makanan vegetarian (cai choi), serta uang kertas (kim cin) yang dibakar sebagai simbol persembahan.
Tidak hanya itu, masyarakat juga membakar hio atau dupa sebagai bagian dari prosesi penghormatan kepada leluhur. Suasana di area pemakaman, tampak semarak dengan aktivitas warga yang melaksanakan ritual secara khidmat dan penuh kekeluargaan ini. (CC).



