Jelang Nataru, Wabup Debby Sidak Pasar Terminal Toboali
Harga Cabai dan Bawang Naik

“Adapun harga lainnya yang terpantau antara lain kentang Rp16.000 per kilogram, gula pasir Rp18.000 per kilogram, minyak goreng merek Fortune Rp20.000 per liter, minyak Goreng Kita Rp17.000 per liter, serta tepung terigu Segitiga Biru Rp13.000 per kilogram,” terangnya.
Ia menyebutkan, stok bahan pangan di Basel masih aman. Perubahan hanya terjadi pada pemasok sejumlah komoditas, seperti bawang yang kini sebagian berasal dari Sumatera Barat menggantikan pasokan dari Brebes.
“Kenaikan harga yang terjadi umumnya dipengaruhi oleh musim, sehingga tidak berlangsung setiap saat. Namun kondisi tersebut tetap berdampak pada daya beli konsumen yang mulai menurun,” sebut Debby.
Debby mengungkapkan, untuk menjaga stabilitas harga, pihaknya meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan juga OPD terkait memperkuat komunikasi dengan distributor.
“Sinergi dengan pelaku distribusi sangat penting guna memastikan ketersediaan barang tetap lancar. Pemerintah daerah juga berencana memperbanyak operasi pasar murah. Dan sudah dilakukan di 13 titik di wilayah Basel, termasuk juga telah dilakukan Polres Basel dan Kodim 0432/Basel dalam gerakan pangan murah tersebut,” ungkap dia.
“Saya berharap dengan pemantauan dan juga langkah-langkah stabilisasi yang dilakukan, pemerintah daerah bersama Forkopimda terhadap bahan pokok jelang Nataru 2025, ini segera kembali normal sehingga tidak membebani masyarakat menjelang perayaan akhir tahun nanti,” pungkasnya. (AC)



