Dapur Gizi SPPG Angsana Toboali Perdana Diluncurkan, Program MBG Masuki Tahap Distribusi Awal bagi Pelajar

Debby menjelaskan bahwa artinya sangat penting juga memperkerjakan tenaga kerja lokal, keterlibatan pedagang, petani, dan nelayan dalam pengadaan bahan pangan, maka Program MBG ini akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Melalui sistem pasok lokal, berbagai kelompok usaha masyarakat dapat memperoleh manfaat secara langsung.
“Keberhasilan MBG sangat bergantung pada kesiapan pasokan bahan baku. Saya juga meminta seluruh pihak terkait memastikan ketersediaan stok tetap aman dan merata di seluruh dapur produksi. Hal terpenting juga kemandirian pasok di setiap SPPG yang ada, karena Pemkab Basel tidak menginginkan adanya ketergantungan terhadap bahan baku dari luar daerah, terutama ketika seluruh SPPG di Basel mulai beroperasi penuh,” jelasnya.
Ia juga menyoroti perlunya perencanaan matang agar tidak terjadi kekosongan bahan baku saat kebutuhan meningkat. Semua pihak diminta melakukan koordinasi intensif untuk memastikan kelancaran distribusi.
“Pemkab Basel berharap keberadaan SPPG Angsana dapat membantu memperlancar pelayanan makanan bergizi kepada pelajar sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal melalui rantai pasok yang mandiri. Dengan harapan juga Program MBG terus berjalan secara berkelanjutan dan dapat memberikan manfaat nyata bagi pelajar di seluruh wilayah Basel,” tutupnya. (AC).



