Wabup Debby Buka Kegiatan Literasi Keuangan bagi 100 Pelaku UMKM

Lebih jauh, Wabup Debby menjelaskan bahwa rendahnya tingkat literasi keuangan di kalangan masyarakat, termasuk pelaku UMKM, menimbulkan sejumlah tantangan nyata di lapangan, seperti sulitnya memperoleh akses permodalan karena laporan keuangan yang belum tertata, hingga risiko terjerat pinjaman ilegal (pinjol).
“Literasi keuangan hadir sebagai solusi dan vaksin terhadap risiko-risiko tersebut. Kegiatan hari ini adalah jembatan yang menghubungkan ide-ide brilian pelaku UMKM dengan sumber daya finansial yang sah dan aman,” ungkapnya.
Wabup Debby juga mengingatkan bahwa kegiatan literasi keuangan bukan sekadar sosilisasi, tetapi merupakan investasi waktu yang berharga untuk kemajuan usaha para peserta.
“Manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Jadilah wirausaha profesional yang tidak ragu berinteraksi dengan lembaga keuangan formal,” pesannya.
Menutup sambutannya, Wabup Debby menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan untuk terus mendukung program-program literasi dan inklusi keuangan bersama OJK serta seluruh pemangku kepentingan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan materi dari OJK, BPJS Ketenagakerjaan, dan Bank BTN yang memberikan edukasi seputar akses permodalan, pengelolaan keuangan, serta perlindungan konsumen bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah.



